oleh

Pungli, Empat Oknum TKS Dishub OKI Dipecat

KAYUAGUNG – Empat oknum Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dipecat Dinas Perhubungan kabupaten OKI karena melakukan pungutan liar dibawah Jembatan Tol Jl Sepucuk Kelurahan Kutaraya Kecamatan Kayuagung.

Kepala Dinas Perhubungan OKI, Antonio Ramadhon MSi menegaskan, mulai Senin (21/11) keempat oknum resmi dipecat.

Saat ini suratnya tengah diproses dan mereka masih bekerja di Dinas Perhubungan OKI.

“Kami sudah panggil dan mereka sudah mengakui kesalahannya, ” terangnya, Jumat (19/11).

Ditambahkannya, mereka sudah lima kali diberikan pengarahan agar tidak melakukan pungli kepada pengendara, tapi masih melanggar.

Jadi tidak ada pilihan lain sesuai dengan surat perjanjian yang dibuat, maka siapapun yang melakukan kesalahan siap diberhentikan.

Kesalahan ini sudah fatal, karena telah mencoreng nama baik Dinas Perhubungan OKI meskipun hal tersebut dilakukan oknum.

Saat ini jumlah petugas lapangan sebanyak 48 orang. Kemudian empat diberhentikan berkurang menjadi 44 orang. “Ini tidak akan memengaruhi tugas kita di lapangan,” tegasnya.

Disinggung besaran pungli yang dilakukan sebesar Rp15 ribu s/d Rp20 ribu untuk pengguna jalan yang melintas dibawah jembatan Tol Jl Sepucuk.

Ia meminta kepada para petugas agar tetap mematuhi peraturan yang sudah ada. “Jangan menyimpang dari peraturan yang dibuat, apalagi hingga melakukan pungli,” tandasnya.

Ditambahkannya, dinas perhubungan harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, apalagi di lapangan sebagai pengatur lalulintas jangan sampai melakukan pungli. (uni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya