by

Pencarian Korban Tenggelam Libatkan Pawang Buaya, Begini Kronologi Kejadiannya

OKINEWS.CO – Peristiwa dugaan hilangnya seorang pelajar bernama nanda umur 12 tahun yang tenggelam terseret arus sungai komering, tidak hanya menerjunkan tim rescue juga melibatkan pawang buaya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir Listiadi Martin melalui Kabid Penanganan Darurat dan Logistik Fahrul Husni mengungkapkan, proses pencarian masih terus dilakukan, awal kronologi kejadian bermula nanda bersama ke empat temannya tengah asik mandi mandi di sungai komering, tiba tiba korban tenggelam terseret arus deras sungai komering.

“Pencarian akan terus kami lakukan tanpa batas waktu yang ditentukan,” kata Fahrul.

Sambungnya, tim rescue diterjunkan sebanyak 10 personil menggunakan peralatan lengkap penyelamatan dan perahu karet, sedangkan pencarian kami lakukan dengan menyisir sungai komering dengan harapan korban dapat ditemukan.

“Untuk hari pertama pencarian, dilakukan menyusuri sungai komering hingga sejauh 1 kilometer dari lokasi kejadian,” terangnya.

Lanjutnya, tim rescue BPBD OKI saat ini juga melibatkan pawang buaya, meski dugaan kuat korban terserat arus deras sungai bukan diterkam buaya.

“Kami berkeyakinan dan dipastikan korban hilang tenggelam, dan sudah menjadi kewajiban kami melakukan pencarian semaksimal mungkin mengerahkan segala cara dan upaya,” ucapnya.

Dikatakan Fahrul, menurut keterangan pawang buaya, korban masih berada disekitar tidak jauh dari lokasi kejadian saat ini, namun hingga kini pencarian belum juga membuahkan hasil.

“Belum ada tanda tanda keberadaan korban,” ujarnya.

Lanjutnya, BPBD OKI terus melakukan pencarian melibatkan warga sekitar aliran sungai komering, dan berharap warga sekitar juga melaporkan jika ada temuan korban di sekitar sungai komering.(ad02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya