by

MY Dorong Pembangunan PAUD di Pelosok Desa

PALEMBANG – Pemprov Sumsel mendorong pembangunan sekolah atau tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas untuk membekali anak-anak mempersiapkan diri menempuh jenjang pendidikan lanjutan.

Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menjelaskan, secara keseluruhan jumlah sekolah atau tempat pendidikan anak usia dini di provinsi ini cukup banyak lebih dari 3.000 unit, namun penyebarannya belum merata karena mayoritas berada di kota.

“Idealnya setiap desa ada tempat pendidikan anak usia dini, karena lembaga pendidikan itu praktis sebagai pengenalan awal pendidikan bagi masyarakat,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (14/5).

Untuk itu katanya, perlu diupayakan pemerataan ke setiap desa. Menurtnya, jika setiap desa memiliki tempat pendidikan anak usia dini, diharapkan kualitas sumber daya manusia akan semakin baik secara keseluruhan.

“Mesti dilakukan pemerataan di setiap desa, jangan hanya di kota,” imbuhnya.

Lanjutnya, untuk mewujudkan target setiap desa memiliki sekolah PAUD, pihaknya terus mendorong program pembangunan di pelosok desa. Program yang dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir yakni membangun sekolah pendidikan anak usia dini rintisan di desa pelosok.

“Kita terus mendorong agar program ini cepat terlaksana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mawardi meminta agar pembangunan pendidikan anak usia dini rintisan tersebut dapat dikawal tim Dinas Pendidikan Sumsel dengan melibatkan pemuda desa setempat sebagai tenaga pengajar atau pengasuhnya.

“Perlu adanya keterlibatan Dinas Pendidikan dalam hal ini,” tandasnya. (edy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Lain-nya