oleh

Banyak Menolak, Realisasi Tapping Box Hanya 15 Unit

KAYUAGUNG – Dari 30 tapping box yang disiapkan untuk dipasang, hanya separuh atau 15 unit tapping box yang akan direalisasikan untuk pemasangan oleh Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung.

Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) OKI, Suhaimi AP MSi mengatakan, hanya separuh pengusaha di Kayuagung yang siap dipasang sisanya mereka masih menolak. ” Sudah kami sosialisasikan untuk pemasangan tapping box tapi mereka tetap menolak,” terangnya, Selasa (23/11).

Untuk itu akhir tahun ini berapa pun pengusaha yang sudah siap akan dipasang tapping box. Tahun depan agar lebih efektif pihaknya akan menggandeng Kejari dan PN Kayuagung. Kalau melihat kondisi saat ini sebenarnya usaha restoran dan rumah makan sudah mulai menggeliat.

Masih kata dia, untuk pemasangan tapping box ini kan ada aturannya salah satunya pengusaha mendapatkan pemasukan 3 juta/bulan dan untuk pembayaran pajaknya itu dibayar konsumen bukan pemilik rumah makan .” Kami lihat kalau penghasilan sebesar itu perbulan banyak yang menghasilkan bahkan lebih dari itu, “bebernya.

Mudah-mudahan tahun depan pemasangan tapping box ini akan lebih banyak lagi melalui gencar sosialisasi agar pengusaha mau memasang alat untuk mendeteksi pembayaran pajak untuk PAD OKI.

Remi pengusaha rumah makan di Kayuagung mengaku, belum ada keinginan untuk memasang tapping box karena sekarang usaha baru mulai bergairah. “Kami kalau pasang alat ini harus naikkan harga jual nasi,”tandasnya. (uni)

IMG20211122150153.jpg

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya